Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung Rinjani Barat (KPHL)
Lombok Barat (Narmada, Lingsar, Gunungsari, Batulayar) & Lombok Utara (Pemenang, Tanjung, Gangga, Kayangan, Bayan)
KPHL Rinjani Barat secara geografis terletak di antara 116° 02’ 44” – 116° 28’ 25” Bujur Timur dan 08° 17’ 22” – 08° 34’ 52” Lintang Selatan, yang secara administratif berada di dua kabupaten: Kabupaten Lombok Barat – kecamatan Narmada, Lingsar, Gunung Sari, dan Batulayar, serta Kabupaten Lombok Utara – kecamatan Pemenang, Tanjung, Gangga, Kayangan, dan Bayan.
Berdasarkan hasil penghitungan petak pengukuran permanen (PUP) dan petak pengukuran sementara (PUS), diketahui terdapat 135 spesies flora di KPHL Rinjani Barat. Sementara itu, jenis spesies yang mendominasi hutan primer, berdasarkan inventarisasi hutan lindung (2008), Diketahui bahwa terdapat Sementara itu, jenis spesies yang mendominasi hutan primer, berdasarkan inventarisasi hutan lindung (2000), dan survei stok Clybon (2013), adalah Rajumas (Duobanga moluccanal), Udu/Kalimuru (Neolitsa javanica), Klokos/Jejawan/Dungul (Syzygium sp.), Bintangur (Calophyllum nophyllum), Buraksasa/Bentaeng (Bishmiedia lucidula), Sangkurl/Cempaka/Chrysolite (Michella alba), dan lain-lain. Selain itu, vegetasi hutan sekunder didominasi oleh Dadap/Boro (Erythrina varigata), kopi (Coffea arabica). Kakao/Coklat/Cacao (Theobroma Cacao), Gamal (Gliricidia sepium), Randu (Querqus suber), Saropan (Urceola brachysepala Hook), Bambu/Tereng/Bamboo (Bambusa angulata), Kluwih (Arthocarpus communis). Aren/pohon aren (Arenga pinara), Ketimunan/Gaharu/Aloes (Girinops verstigil, dan lain-lain.
Kawasan hutan di KPHL Rinjani Barat berada dalam ekosistem yang sama dengan Taman Nasional Gunung Rinjani.
