Langsung ke konten
Rinjani-Lombok UNESCO Global Geopark
Geowisata

Mendaki Rinjani

Dengan ketinggian 3.726 m, Gunung Rinjani adalah gunung api tertinggi kedua di Indonesia. Pendakiannya berat dan dikelola oleh Taman Nasional Gunung Rinjani.

Puncak, bibir kaldera, dan Danau Segara Anak berada di dalam Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), yang menetapkan aturan pendakian: musim buka, jalur, kuota, dan tarif. Pemesanan dilakukan melalui sistem resmi taman nasional. Selalu periksa pengumuman terbaru taman nasional sebelum berangkat; gunung ditutup selama musim hujan dan kapan pun aktivitas vulkanik atau cuaca membuatnya tidak aman.

[VERIFY: tautan ke sistem pemesanan TNGR dan jadwal penutupan terbaru]

3.726 m
Puncak Rinjani
2.000 m
Danau Segara Anak (perkiraan)
2–4 hari
Lama pendakian umumnya

Jalur

Jalur utama berawal dari Sembalun di timur, jalur yang biasa ditempuh menuju puncak, dan Senaru di utara, jalur yang biasa ditempuh menuju bibir kawah dan danau. Jalur lain berawal dari Torean, Timbanuh, dan Aik Berik. Banyak pendaki naik dari Sembalun lalu turun ke Senaru, melintasi kaldera.

[VERIFY: daftar jalur yang saat ini dibuka]

Sebelum berangkat

  • Mendaki bersama pemandu dan porter terdaftar. Lebih aman, dan penghasilannya tetap di desa-desa setempat.
  • Bawa turun sampah Anda. Taman nasional memeriksa barang yang Anda bawa masuk dan keluar.
  • Hormati danau. Segara Anak disakralkan oleh masyarakat Sasak dan Hindu Bali; upacara seperti Mulang Pekelem diadakan di sana.
  • Bersiap menghadapi dingin. Suhu malam di dekat bibir kawah bisa turun mendekati titik beku.