Langsung ke konten
Rinjani-Lombok UNESCO Global Geopark
Geowisata

Berkunjung secara Bertanggung Jawab

Beberapa kebiasaan yang menjaga situs-situs Geopark tetap utuh dan masyarakatnya tetap ramah.

Jangan tinggalkan apa pun

Bawa pulang semua sampah, terutama di gunung dan pantai. Isi ulang botol minum daripada membeli plastik.

Ambil foto saja

Jangan mengambil batuan, batu apung, karang, tumbuhan, atau satwa. Geosite adalah bukti; sekali diambil, hilang selamanya.

Tetap di jalur

Erosi di bibir kaldera dan di sekitar air terjun diperparah oleh jalan pintas.

Berpakaian dan bersikap sopan

Tutup bahu dan lutut di desa, masjid, dan pura, serta minta izin sebelum memotret orang atau upacara.

Gunakan pemandu dan homestay lokal

Pemandu terdaftar mengenal medan dan risikonya, dan uang Anda tetap berputar di Geopark.

Kenali bahayanya

Rinjani dan Barujari adalah gunung api aktif, dan Lombok rawan gempa. Ikuti peringatan dan penutupan resmi.

Tempat-tempat sakral

Banyak geosite juga merupakan tempat ibadah. Danau Segara Anak, Pura Lingsar, Suranadi, dan Batu Bolong, serta masjid-masjid kuno di Bayan masih digunakan. Berkunjunglah dengan tenang, ikuti arahan pengelolanya, dan jauhi upacara kecuali Anda diundang.