Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) - Pintu Sembalun
Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur
Kawasan Rinjani memiliki beragam jenis hutan, seperti sabana, hutan semi-daun gugur, hutan pegunungan rendah berdaun hijau sepanjang tahun, dan hutan pegunungan tropis berdaun hijau sepanjang tahun, sehingga menjadikannya kawasan yang sangat kaya dan beragam. Sekitar 50% hutan di Taman Nasional Gunung Rinjani merupakan hutan primer, sedangkan sisanya terdiri dari sabana (40%) dan perkebunan (10%) (FAO 1981 dalam BPK Kupang 1997). Di dalam kawasan TNGR terdapat Danau Segara Anak. Terdapat dua rute resmi, yaitu Senaru dan Sembalun. Flora dan fauna yang dapat ditemukan di sepanjang jalur tersebut antara lain:
Flora: Are (Ficus racemosa), pakis pohon (Cathea contaminans), mangga gunung (Daphniphyllum glaucescens BI), slopan (Macaranga tanarius M.A), lemboke (Ficus fistulaso), kentok celeng (Neonauclea calycina), kesambian (Adinandra javanica Choisy), cemara gunung (Casuarina junghuhniana), semak (Hypericum lecheanaltii), teh gunung (Rododendron), edelweiss (Anapalis sp), dll.
Fauna: Pitu/Lutung (Tracypetecus auratus), kera abu-abu (Macaca fasicularis), perkici pelangi (Trichoglossus haematodus), itik gunung (Annas super-celasa), dan fauna endemik Gunung Rinjani – Musang Rinjani (Paradoxorus hemaproditus ridjanicus).
