Langsung ke konten
Rinjani-Lombok UNESCO Global Geopark
Situs Biologi

Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung Rinjani Timur (KPHL)

Kawasan Hutan Rinjani Timur, Kabupaten Lombok Timur

Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung Rinjani Timur (KPHL)

Wilayah kerja KPHL Rinjani Timur membentang seluas sekitar 37.063,67 Ha, yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kehutanan No. 337/Menhut-VII/2009 tanggal 15 Juni 2009, yang terdiri dari Hutan Lindung (HL). 31.498,67 Ha, dan Hutan Produksi (HP) seluas 5.565 Ha, termasuk beberapa Kawasan Hutan Lindung (KH) seperti KH Rinjani, KH Sekaroh, KH Gong, KH Petandakan, KH Kedatu, KH Rebanbela, KH Gili Lawang, KH Gili Sulat, dan KH Petagan.

KPHL Rinjani Timur kaya akan flora, meskipun tumbuhnya tersebar. Keanekaragaman floranya dapat dilihat dari berbagai spesies endemik yang tumbuh di kawasan tersebut.

Dilihat dari formasi hutannya, hutan KPHL Rinjani Barat merupakan representasi dari hutan pegunungan, hutan dataran rendah, dan hutan pesisir dengan berbagai tanaman, seperti Kesambi Rajumas, Mahoni, Bakau, dan beberapa jenis komersial yang tumbuh secara alami. Di wilayah selatan, vegetasi yang membentuk ekosistem ini didominasi oleh tanaman yang menggugurkan daunnya selama musim kemarau. Pohon-pohon yang tumbuh di hutan tersebut antara lain Sengon (Paraserianthes folcotoria), Mahoni (Switenia sp.), Lamtoro, Jati (Tectona grandis), Jati Putih (Gmelina arborea), dan Sonokeling/Rosewood (Dalbergia latifolia), serta tumbuhan asli seperti Asam (Tamarindus indicus), Kesambi (Schleicera oleosa), Walikukun (Schoutenia fruticosum), Kalibambang (Acer niveum), dan lain-lain.

KPHL Rinjani Barat juga merupakan habitat berbagai hewan mulai dari primata, burung, hingga mamalia seperti: Babi Hutan (Sus scrofa), Kera Abu-abu (Macaca fascicularis), Lutung (Tracyphitecus auratus cristatus), Ganggarangan Kecil (Vivvericula Indica), Trenggiling/Pangolin (Manis javanica), Musang Rinjani/Rinjani Weasel (Paradoxurus hermaproditus rhindjanicus), Leleko/Congkok (Felis bengalensis javanensis), Rusa Timor/Timor Deer (Cervus timorensis floresiensis), Landak/Hedgehog (Hystrix javanica).