Terletak di arah Gunung Rinjani, Pura Suranadi dibangun atas gagasan Raja Pagesangan bernama AA Nyoman Karang pada tahun 1720 SM. Di dalam kompleks tersebut terdapat tiga kompleks pura yang lebih kecil, yaitu Pura Ulon/Gaduh, Pura Pangentas, dan Pura Pabersihan. Setiap nama tersebut berasal dari fungsi masing-masing mata air yang terletak di sekitarnya. Lima kolam dari mata air alami, yang disebut panca tirta/pancaksara, juga terdapat di dalam kompleks tersebut.


