'Aik kalaq', yang berarti ‘air panas’, muncul di beberapa lokasi di sekitar kawah Segara Anak, baik yang dekat maupun yang jauh darinya. Hal ini menjelaskan adanya sumber daya panas bumi di sekitar lokasi-lokasi tersebut. Munculnya sumber daya ini melalui zona-zona lemah berupa mata air panas menyebabkan terbentuknya aliran sungai atau kolam. Selain mata air panas, terdapat pula air terjun di kawasan tersebut.
Dengan suhu danau 5–7°C di atas suhu lingkungan, danau ini kemungkinan merupakan danau vulkanik berair hangat terluas di dunia. Air di danau ini memiliki pH netral (7-8) dan komposisi kimianya didominasi oleh sulfida dan klorida dengan nilai Total Padatan Terlarut (TDS) mencapai 2.640 mg/liter, yang menunjukkan adanya aliran fluida hidrotermal ke danau (A. Solikhin, 2010) yang bercampur dengan air hujan yang mengalir ke kaldera.


